Pages

ALFAWWAZ SCHOOL OF SUCCESS

Sukses adalah hak saya. Saya pantas menjadi orang yang sukses dan mulia

WE ARE A LEADER

Memunculkan Jiwa Kepemimpinan dan Mental Juara

WE ARE A CHAMPION

Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti/ sukses mulia

I AM GIFTED

Saya ciptaan Allah terbaik. Saya pantas menjadi yang terbaik, karna saya terlatih

WE ARE A CHAMPION

Masa depanku ada ditanganku.Masa depanku ditentukan apa yang aku lakukan hari ini

WE ARE A RESPONSIBLE

visi hidup sebagai hamba Allah dan Kholifah Allah di Bumi

SMART AND HARDWORKING

Tiada kesuksesan tanpa kerja keras dan cerdas

ENTREPRENEUR

Memunumbuhkembangkan Jiwa Kewirausahaan dan Pengelolaan keuangan

Senin, 26 September 2016

Rindhomu menyebabkan ridho Allah.

Jika Allah ridho maka hidupmu akan bahagia dan sukses. Kesyukuranmu atau kerelaanmu dengan sepenuh hati terhadap apa yang terjadi itulah wujud ridhomu.

 Jadi Lingkaran keridhoan merupakan penyebab kesuksesan.

 Ridho - bahagia - semamgat - sukses - ridho .

Kesuksesan akan terus beranjak naik. Maka terjadilah orang sukses tambah sukses orang kaya tambah kaya. Dariana lingkaran ini dimulai? Dari rdhomu. Atau kesukuranmu

Sebaliknya Lingkaran setan tentang kemurkaan penyebab kegagalan.

Tidak ridho - marah - tidak bahagia - pemalas - tidak sukses - tidak ridho.

Kegagalan dan penderitaan akan tambah dalam. Maka yang miskin akan tambah miskin dan menderita.

Lalu bagaimana cara memutus rantai kemurkaan ini? Ya ubah ketidak ridhoan menjadi ridho. Ya terima apapun yang terjadi baik atau buruk. Yakini bahwa semua itu pasti ada hikmahnya. Ada kebaikannya. Agar lebih mantab lagi doakan kebaikan sehingga hati anda benar benar terasa plong. Puas tidak ada yang mengganjal sedikit pun Maka anda akan masuk pada lingkaran keridhoan yang membuat anda sukses

Rumus ini berlaku umtuk apapun seperti kesuksesan mendidik, kesuksesan memimpin, keksuksesan karier, kesuksesan keluarga dan tentunya juga kesuksesan harta benda Karena itu, hentikan dari sekarang memarahi anak, menyalahkan anak. lebih baik doakan anak anak anda agar mereka nanti mulia dan menjadi investasi dunia dan kahirat yang menguntungkan bagi orang tua. hentikan dari sekarang menghujat guru, atau program sekolahan dimana tempat anak kita belajar. ridhoilah para guru dan sekolahan temapat anak anda belajar dan doakan agar menjadi tempat belajar anak yang akan menghasilkan anak anada menjadai anak yang soleh.

JIka anda tidak puas terhadap apa yang dilakukan guru maupun sekolahan, dari pada menghujat, atau marah dll, mending anda datang ke sekolahan berikan saran yang baik untuk kemajuan sekolahan.

Jika sekolah baik, maka anaka anda akan belajar dengan baik. jika anda ridho pada guru dan sekolahan, Insya Allah para guru dan pengelola sekolahan akan ridho dalam bekerja dan mengajar. jika mereka ridho, ilmu yang diterima anak bapak ibu akan barokah.

 Ingatlah dan Sadarilah sebenarya jasa guru dan sekolahan tak ternilai harganya. anda tidak akan sanggup membayarnya jika itu dinilai dengan uang. jika ilmu yang dipelajari menjadi ilmu yang berkah. Karena ia akan mengantarkan siswa mendapatkan kebahagian dunia dan akhirat.

Learn how to learn

Kita dapat memberi hanya sebatas yang kita punya Ya kita hanya bisa memberi uang jika kita punya uang.

 Jumlah uang yang kita berikan dibatasi oleh jumlah uang yang kita miliki Begitu pula kita hanya bisa memberi ilmu dan keterampilan sebatas yang kita miliki.

Jika ilmu kita cekak tentu kita hanya dapat memberi ilmu yang sedikit pula. Lalu mungkinkah dwngan ilmu dan keterampilan yang serba sedikit inienghasilkan siswa siswi yang berkualitas ?

Ya tentu bisa kalau yang kita berikan pada siswa adalah ilmu untuk mencari ilmu. Bagaimana cara belajar Dan kenapa kita harus belajar. Hal ini sama jika anda tidak memiliki uang jangan khawatir anda tidak bisa memberi uang yang banyak. Karna anda masih bisa memberi ilmu bagaimana mencari uang.

Namun permasalahannya dapatkan anda bisa memberi ilmu tentang mencari uang jika anda sendiri tidak bisaemdapatkan banyak uang? Hal yang sama bisakah anda bisa mengajari bagaimana cara belajar yang baik untuk mendapatkan ilmu yang banyak jika anda sendiri tidak memiliki ilmu yang banyak?

Bagaimana cara yang anda berikan benar jika anda sendiri gagal mendapatkannya? Analogi kenapa kita mesti mengikut cara yang diajarkan nabi Muhammad agar kita sukses masuk surga.? Alasan yang paling logis ya karena Nabi Muhammad telah dinyatakan berhasil masuk surga. Jadi jalan yang ditempuh benar.

Karna itu jika kita mengikuti jalan beliau pasti akan sampai ditempat yang sama. Jadi disinilah perlunya menjadi teladan apa yang kita ajarkan. Kembali pada bahasan semula. Jika kita tahu bagaimana cara belajar yang baik dan terbukti kita memiliki ilmu yang cukup banyak.

Maka cara kita paling tidak telah teruji kebenarannya. Sehingga kalau kita ajarkan pada orang lain insya Allah akan berhasil Jika kita mengajarkan pada siswa bagaimana cata belajar maka dikala siswa membituhkan ilmu kelak untuk kehidupannya mereka tahu bagaimana cara mencarinya

Pertanyaannya sekarang adalah apakah anda memberi uang atau memberi cara mencari uang. Apakah anda memberi ilmu atau memberi tahu cara bagaimana mencari ilmu sehingga dalam waktu yang singkat dapat ilmu yang banyak.

Sabtu, 10 September 2016

Belajar dari Teko


Tahukah anda  Teko?
Ya,  tempat minum yang isi akan dituang ke beberapa gelas.

Coba perhatikan teko.
1. Apa yang dikeluarkan teko tergantung  pada apa yang dimasukkan kedalamnya. Jika yamg dimasukkan madu  akan keluar madu. Jika yang dimasukan susu akan keluar susu.  Jika dimasuklan air pitih akan keluar air putih. Jika yang dimasukkan air cberan alan keluar  air comberan. Jika yang dimasukkan  racun akan keluar racun.

2. Jika teko terisi dengan penuh maka dia akan bisa memberi ke banyak orang untuk diminum. Apa lagi jika teko sering diisi  maka dia akan bisa memberi minum ke banyak orang.
Sebaliknya jika teko jarang diisi maka dia akan sering mengecewakan banyak orang. Ada orang haus ketika menuang ternyata gak ada isinya.

3. Teko ketika diisi terus menerus maka dia akan mengeluarkan isi otomatis tanpa kita menuangnya. Kenapa karena luber.

4. Teko yang kecil akan sedikit isinya.  Sedikit diisi sudah penuh.  Teko yang besar akan banyak isinya. Tidak mudah penuh.

5. Teko yang tertutup tidak bisa diisi. Teko yang terbuka terus akan merusak isi yang ada didalamnya.  Pengendalian tutup teko sangat penting terhadap isi dam kualitas isi teko.

Lalu pelajaran apa yang bisa diambil dari teko ini?
Otak manusia bisa diibaratkan seperti teko.

1.Apa yang keluar dari seseorang tergantung pada apa yang masuk. Jadi jika ada anak yang bicara kotor dan berperilaku tidak baik. Itu berarti lingkungan anak tersebut tidak baik. Lingkungan itu bisa berarti rumah, teman pergaulan dan lain lain .  Maka jika ingin memperbaiki  anak atau memperbaiki diri, perbaikilah lingkungannya. Apa yang didengar, apa yang dilihat dan apa yang dirasa anak atau anda akan menentukan bagaimana anak atau anda. berperilaku. Kebanyakan orang adalah bentukan lingkungannya.  Kecuali orang yang memiliki visi pribadi , dia akan menjadi pengendali bagi dirinya.

2. Otak yang setiap saat diisi dengan ilmu, tentu akan banyak memberi kebaikan bagi pemiliknya dan orang disekitarnya. Dia akan bisa banyak membantu dan bahkan akan membantu meski tanpa harus diminta.  Karena dia sudah merasa berkelimpahan.

3. Otak itu sebenarnya sangat fleksible seperti karet. Jika tidak ada isinya otak akan mengecil.  Namun jika otak diisi terus dan terus, awalnya mamang tidak nyaman. Itu pertanda otak sedang melakukan peregangan.  Maka pada saat itu jangan berhenti mengisi. Jika anda berhenti mengisi maka otak akan tetap kecil.  Maka besarkanlah kapaaitas otak anda dengan terus dan terus belajar.  Ya menjadi pribadi belajar. Maka kapasitas otak akan meningkat.  Sehingga akan menjadi teko yang besar yang mampu memberi banyak minum orang lain dan terpuaskan semuanya.

4. Tutup otak anda pengendalinya anda sendiri. Otak yang tertutup akan sulit meneeima ide atau ilmu baru.  Otak yang yerbika bebas akan memasukkan semua informasi yang diterima sehingga akan mengacaukan isi yang ada didalamnya.  Tutup otak yang dikendalikan dengan baik akan membuat kualitas otak menjasi baik.  Disinilah letak pentingnya peran kita dalam mengendalikan  kehidupan kita.

Jadi jika ingin memgubah kehidupan kita , hal pertama yang silakukan adalah dengan mengendalikan tutup otak kita. Yaitu menyeleksi apa yang masuk dalam otak dengan baik dan hati hati.

Kamis, 01 September 2016

Belajar dari Odol

Tentu  setiap orang mengenal odol bukan.
Coba perhatikan odol.

Odol akan mengeluarkan isinya ketika orang lain memencetnya.

Odol akan mengeluarkan sebesar tekanan yang diberikan.

Ketika dia masih penuh atau masih  baru odol akan mudah keluar.

Makin mendekati habis makin sulit memgeluarkannya.

Butuh tenaga ekstra untuk mengeluarkannya.

Tentu ini akan menyebabkan kesakitan  pada odol.

Jika odol berada ditangan orang boros,  dia tidak terlalu mengalami kesakitan.

Karena jika sudah dirasa agak sulit mengeluarkannya, odol langsung dibuang di tong sampah.  Meski didalamnya masih banyak pasta yang bisa digunakan.

Namun jika odol berada ditangan orang yang hemat.  Dia akan mengalami penyiksaan.  Ditekan tekan dengan keras.  Digulung dan dirobek agar semua pasta yang ada dimanfaatkan dengan baik.

Jika anda  odol  anda pilih ditangan siapa?  Orang yang boros, orang yang mengabaikan  potensi  yang anda miliki.?

Atau berada ditangan orang yang hemat,  yang menekan, menggulung  dan merobek anda namun anda bisa menjadi odol yang sempurna karena kemanfaatan anda dikeluarkan secara  sempurna?

Jika anda memilih dipegang oleh orang yang boros. Anda akan hidup "nyaman " karena anda tidak mendapatkan tekanan  dan tantangan yang berarti.

Namun jika anda tidak bisa menekan diri sendiri  tidak bisa memaksa diri sendiri untuk mengeluarkan potensi yang anda miliki, potensi anda tidak tergali dengan baik.

Tetapi  jika anda memilih ditangan orang yang hemat yang menginginkan anda memgeluarkan seluruh potensi yang anda meliki, anda akan ditekan diremas digulung dan bahkan dirobek robek. Sehingga  anda mengalami kesakitan dan kepedihan.

Namun anda jadi orang yang cemerlang  karena seluruh potensi anda dikeluarkan.

Sebenarnya kesakitan yang anda rasakan berupa tekanan remasan dan robekan tadi tidak pernah anda tidak terlalu rasakan sakitnya jika anda memang mengharapkannya. Justru anda akan merasa  bersyukur dan menikmatinya.

Namun itulah hidup semuanya diserahkan pada kita untuk memilihnya

Namun hukum alam yang berlaku  tiada kecermelangan, tiada kesuksesan yang besar tanpa diraih dengan kerja keras, kesakitan dan bahkan sampai mengeluarkan air mata dan darah.